HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

ANTISIPASI KECURANGAN PEMILU, FORDEM-KALBAR KERAHKAN RATUSAN PEMANTAU KE SELURUH KALBAR

By On April 14, 2019




||www.beritakapuas.com||Pesta Demokrasi Pemilu dan Pilpres yang dilaksanakan serentak pada tanggal 17 April 2019 tidak luput dari pantauan Fordem-Kalbar. Organisasi yang sudah 15 tahun aktif melaksanakan kegiatan pemantauan ini  kembali menerjunkan ratusan personel kelapangan untuk memantau jalannya proses dan tahapan Pemilu dengan harapan tidak terjadi kecurangan-kecurangan yang mencederai proses demokrasi.

Ketua Umum Fordem-Kalbar, Erasmus Endi Dacosta menegaskan : " Sebagai informasi, kita sudah resmi dinyatakan sebagai Pemantau Resmi Pemilu 2019 lewat Sertifikat Akreditasi Nomor : 110/BAWASLU/IV/2019 yang dikeluarkan Oleh Bawaslu Republik Indonesia di Jakarta tanggal 10 April 2019, wilayah pantauan kita meliputi seluruh wilayah Kalimantan Barat dan kelengkapan serta peralatan untuk bertugas di lapangan juga sudah kita terima secara resmi dari Bawaslu ", tegasnya.

“ Yang kita lakukan sekarang adalah tahap pemetaan wilayah-wilayah tertentu yang menurut laporan anggota kita di lapangan rentan terjadi kecurangan, tempat-tempat rawan itu sudah kita kantongi dan di sana akan kita tempatkan Personel Pemantau dengan sistem berlapis, bahkan 3 hari sebelum pencoblosan Personel Pemantau sudah kita kirim ke wilayah tersebut sebab ada indikasi potensi kecurangan bukan hanya terjadi saat pencoblosan tetapi diduga terjadi sebelum pencoblosan ", tegas Endi sapaan akrabnya.

Saat ditanya seputar tindaklanjut apabila ditemukan kecurangan Endi menegaskan : " Jika ada “ temuan ”, maka kita tetap mengikuti prosedur yang ada dan berlaku, ini negara hukum semua wajib taat dan patuh di hadapan hukum ", katanya menegaskan kembali.

Ditambahkannya : " Semua akan kita pantau, baik itu Penyelenggara Pemilu maupun peserta Pemilu, oleh karena itu kita juga mengharapkan pasrtisipasi aktif masyarakat untuk memberikan informasi jika ada hal-hal yang mencurigakan di lapangan, identitas informan akan kita jaga kerahasiaannya demi investigasi lebih lanjut, jangan takut ", tegas Endi sambil menutup pembicaraan. 

SUDIRMAN APRESIASI DIBANGUNNYA JEMBATAN TUGUK

By On April 02, 2019






||www.beritakapuas.com||Desa Tuguk Kecamatan Kayan Hilir akan segera mempunyai jembatan rangka baja yang memiliki bentang 40 meter di atas sungai Ingar, dan mampu menampung beban sebanyak 8 ton muatan. Hal ini disambut baik warga setempat yang selama ini masih mengandalkan jembatan gantung. Peletakan batu pertama jembatan rangka baja yang akan menelan biaya pembangunan sekitar Rp 6 M ini dilakukan oleh Bupati Sintang, dr. H. Jarot Winarno, M.Med,PH pada hari Senin sore, tanggal 1 April 2019.

Hikman Sudirman, anggota DPRD Sintang yang juga merupakan wakil rakyat dari Kayan Hilir menanggapi positif hal tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sudah lama menjadi impian warga setempat. Pembangunan jembatan tersebut juga sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam pembangunan infrastruktur yang ada di daerah perhuluan. 

Ditambahkannya, pembangunan jembatan ini memiliki arti penting tidak hanya bagi masyarakat Desa Tuguk, namun juga sebagai penghubung antar desa di sekitarnya, termasuk menunjang perekonomian wilayah.

" Saya sebagai putera dari Kayan Hilir tentu merasa senang dengan keseriusan pemerintah kabupaten yang memperhatikan masyarakat di Desa Tuguk yang telah lama mendambakan terwujudnya pembangunan jembatan tersebut ", ungkap Hikman Sudirman gembira.

Adapun biaya pembangunan jembatan rangka baja ini berasal dari Pemkab Sintang sekitar Rp 3 M, dan sisanya Rp 3 M merupakan CSR dari PT. Gunas Grup Kalimantan Barat.  ( Rz )

PRIHATIN UNBK NUMPANG, DEWAN ANJURKAN GANDENG SWASTA

By On April 02, 2019






||www.beritakapuas.com||Berkenaan dengan masih adanya sekolah di Kabupaten Sintang saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer yang menumpang ke sekolah lain, Bupati Sintang Jarot Winarno berharap supaya sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan UNBK segera dipenuhi supaya ke depannya sudah tidak ada lagi sekolah yang menyelenggarakan UNBK dengan menumpang di sekolah lain.

“ Sarana dan prasarana pelaksanaan UNBK sebaiknya disediakan, sehingga tahun depan permasalahan ini tak lagi terjadi dan peserta didik dapat melaksanakan UNBK di sekolah sendiri. Saat ini kan masih ada sekolah yang menumpang atau bukan sekolah penyelenggara UNBK secara mandiri ”, ujarnya pada hari Senin, tanggal 1 April 2019 saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMAS Panca Setya Sintang bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar.

Mendengar kabar tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Tuah Mangasih mengungkapkan seharusnya program pemerintah mengenai pelaksanaan UNBK harus diiringi dengan kesiapan baik sarana maupun prasarana penunjang. Untuk itu, Tuah menilai Pemerintah melalui instansi terkait dapat bekerja sama dengan pihak swasta sehingga pelaksanaan UNBK khususnya tingkat SMA/MA/SMTK dapat dilakukan secara mandiri di sekolah masing-masing.

“ Masih adanya sekolah yang melaksanakan UNBK secara tidak mandiri merupakan PR bagi Pemerintah. Saya harap, ke depannya pelaksanaan UNBK dapat digelar di sekolah sendiri agar siswa semakin siap dan mantap dalam mengikuti. Pemerintah dapat menggandeng pihak swasta jasa layanan internet untuk sekolah-sekolah di pedalaman sehingga pelaksanaan UNBK di daerah tersebut dapat dilakukan secara mandiri, baik dan lancar ”, pungkasnya.

Menurut Ernawati, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, tahun ini ada 3.372 peserta UNBK, yang berasal dari 41 SMA/MA/SMTK yang ada di Kabupaten Sintang. “ Dari 41 SMA/MA/SMTK yang ada di Kabupaten Sintang masih ada sekolah yang masih menumpang dengan sekolah lain yaitu, SMAN 1 Ketungau Tengah, SMTK Sinar Kasih dan SMA Tempunak “, tuturnya.  ( Rz )

KUCURAN DANA KELURAHAN, DPRD SIAP MENGAWASI

By On April 02, 2019






Kabupaten Sintang akan mendapatkan kucuran Dana Kelurahan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2019. 16 Kelurahan yang ada masing-masing akan mendapatkan kisaran dana sekitar 300-400 juta rupiah. Sedangkan total Dana Kelurahan untuk kabupaten Sintang sebesar Rp 14 M.

“ Prinsip kami tidak masalah. Hanya saja, kami minta kelurahan yang akan menerima aliran dana ini harus siap terlebih dahulu segala sesuatunya ”, kata Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward saat menanggapi hal tersebut. Jeffray mengingatkan supaya para perangkat kelurahan mengoptimalkan dana kelurahan untuk memprioritaskan sarana dan prasarana daerah yang diambil oleh kelurahan masing-masing sesuai dengan PP Nomor 17 Tahun 2018 tentang kecamatan.

Jika nantinya diperlukan, menurut Jeffray, bisa juga dibentuk tim pengawasan dari luar yang independen. Meskipun demikian, DPRD tetap siap mengawasi, namun warga juga wajib turut mengontrol penggunaan dana itu. Alangkah baiknya jika dana tersebut dikelola secara transparan, sehingga masyarakat bisa mengetahui dana itu dimanfaatkan untuk apa saja dan apa saja hasilnya.

“ Yang kami ketahui, secara detail dana kelurahan itu akan diatur dalam peraturan Mendagri. Sejauh ini kami juga belum memegang juklak dan juknisnya. Kami akan langsung mempelajarinya setelah petunjuk itu sudah di tangan ”, ujar Jeffray.  ( Rz )

HIMBAU JANGAN GOLPUT, JEFFRAY AJAK MASYARAKAT TENTUKAN PILIHAN

By On April 01, 2019






||www.beritakapuas.com||Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward berharap pemilu serentak 17 April 2019 mendatang dapat berjalan dengan sukses. Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sintang yang telah mempunyai hak pilih untuk datang mencoblos ke TPS masing-masing.

“ Jangan GOLPUT, tentukan pilihan mulai dari saat ini “, himbaunya.

Untuk pemilihan wakil rakyat baik pusat dan daerah, Jeffray menekankan masyarakat harus cermat. Masyarakat harus memilih yang betul-betul mampu memperjuangkan aspirasi dari masyarakat agar kedepan masyarakat sendiri yang merasakan manfaatnya. Karena hal tersebut penting, dengan demikian wakil rakyat yang duduk bisa menjadi pembawa aspirasi daerah masing-masing dan memanfaatkan hak-hak yang diberikan negara dengan sebaik-baiknya.

" Jangan karena uang, hak pilih kita gadaikan “, tegasnya.

Selain itu Jeffray berharap suasana di Kabupaten Sintang ini tetap kondusif sampai pelaksanaan pemilu serentak selesai. Dirinya mengakui eskalasi politik jelang pemilu ini semakin meningkat. Potensi gesekan dukungan di media sosial sangat keras. Namun diharapkan, kondisi itu tidak merambah ke kehidupan bermasyarakat.  ( Rz )

WISUDA STKIP, WELBERTUS UCAPKAN SELAMAT

By On March 31, 2019






||www.beritakapuas.com||STKIP Persada Khatulistiwa Sintang menggelar wisuda angkatan ke IX Tahun Akademik 2018/2019 pada hari Sabtu, 30 Maret 2019. Wisuda ini untuk lima Program Studi (Prodi), yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Studi Ekonomi, Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Program Studi Pendidikan Biologi.

Rafael Suban Beding, M.Si, Ketua STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, berpesan agar para wisudawan/wisudawati harus menguasai empat kompetensi yaitu kompetensi kepribadian, pedagogik, sosial dan profesional untuk dapat segera turun kelapangan menerapkan ilmu yang telah dimiliki masing-masing, menjadi ujung tombak di dunia pendidikan dan untuk mendukung peningkatan sumber daya manusia di wilayah timur Kalbar yang merupakan cikal bakal pembentukan Propinsi Kapuas Raya.

Anggota DPRD Sintang, Welbertus, S.Sos, mengucapkan selamat dan sukses kepada 297 wisudawan/wisudawati STKIP Persada Khatulistiwa Sintang tersebut. Welbertus juga berpesan kepada para wisudawan/wisusdawati agar dapat menjadi sarjana yang memiliki kualitas, integritas, dan kemampuan akademik yang tinggi, serta dapat menerapkan ilmunya dengan baik dan maksimal demi mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah timur Kalimantan Barat.

Kegiatan belajar mengajar di kampus bukanlah hanya mencari kuantitas semata, namun lebih penting mengutamakan kualitas. Karena generasi millenial di era saat ini dituntut kualitas dirinya untuk mampu berkompetensi dalam menjalani kehidupan. Sebab para pesaing bukan hanya di dalam negeri, tetapi kita juga menghadapi para pesaing dari luar negeri. Oleh sebab itu maka di era persaingan ini kita harus hidup dengan kualitas yang tinggi.

Dalam dua tahun ke depan Kampus STKIP juga akan menghasilkan sarjana pendidikan dini yaitu guru TK maupun PAUD, dan akan menambah bidang studi antara lain program studi Bahasa Inggris dan program studi pendidikan komputer atau Ahli ITE. Ketua Yayasan STKIP Persada Khatulistiwa Sintang, Dr. Drs. YAT Lukman Riberu, M.Si juga berharap Kampus STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dapat berubah dari Sekolah Tinggi menjadi Universitas.  ( Rz )

SYAHRONI, HOAX ITU INFO KOSONG

By On March 31, 2019






||www.beritakapuas.com||Ikatan Jurnalis Sintang (IJS), mengadakan kegiatan Pendidikan Deteksi Hoax dan Kampanye Publik Anti Hoax di Aula Diskominfo Kabupaten Sintang, Sabtu (30/3/19) pagi. Acara ini menghadirkan narasumber dari Hoax Crisis Center (HCC) Kalbar, yakni Oscya Ade Cp dan Ramses Tobing, serta dihadiri Kasdim 1205/Sintang Mayor Inf. Supriyono, Kabag Ops Polres Sintang Kompol Koster Pasaribu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang Syahroni dan Jaksa Fungsional pada Bidang Datun Kejari Sintang M. Fauzi Rahmat.

Kurniawan,S.Sos.M.Si, Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang yang mewakili Bupati Sintang membuka kegiatan ini mengatakan : “ Hoax itu berasal dari kata hocus yang artinya menipu secara etimologi, tindakan-tindakan orang yang ingin menipu itu di namakan hoax, tapi secara terminology hoax itu adalah memanipulasi kognisi seseorang atau sekelompok orang, agar orang tergiring untuk menerima sebuah data dan informasi sehingga informasi itu di telan mentah-mentah tanpa adanya klarifikasi. Kata kunci dari kegiatan ini adalah deteksi yakni menemukan dan mengenali, artinya di forum ini kita akan tau apa karakter hoax, apa ciri-cirinya, seperti apa berita dianggap hoax. Maka pendidikan hari ini sangat impratif, positif dan konstruktif ”.

Menurut pendapat anggota DPRD Sintang, Syahroni, hoax ini seharusnya ada semacam klasifikasi, semacam penggolongan. Bolehlah diartikan hoax itu informasi kosong yang menimbulkan dampak  yang tidak baik. Jika dahulu hoax ini sering kita dengar banyak terjadi di kalangan artis dan disebutnya gosip, maka sekarang seiring perkembangan jaman hal itu disebut hoax. Syahroni berharap rekan-rekan di kalangan politik tidak bermain-main dengan hoax, karena berpolitik yang dewasa itu lebih baik.

Herry Lingga, ketua Ikatan Jurnalis Sintang (IJS), selaku penyelenggara kegiatan berharap dengan pendidikan ini masyarakat lebih mengetahui seperti apa hoax, baik itu bagaimana hoax di buat, ciri-ciri hoax seperti apa dan bagaimana hoax itu disebarkan. “ Ini merupakan langkah awal kita untuk mendeteksi hoax yang sangat berbahaya sekarang ini, terlebih menjelang pemilu, sehingga para peserta yang ikut ini bisa menjadi agen anti hoax baik bagi dirinya sendiri dan masyarakat, karena yang hadir ini ada dari pelajar,mahasiswa, LSM dan unsur TNI/Polri ”, ujarnya.  ( Rz )

Contact Form

Name

Email *

Message *