HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

DEWAN HARAP SETIAP DESA BISA MEMBANGUN RUMAH BETANG ADAT DAYAK




||www.beritakapuas.com||Jeffray Edward, yakni Ketua DPRD Kabupaten Sintang mengharapkan agar di setiap desa yang ada di Kabupaten Sintang setidaknya dapat memiliki satu rumah Betang sebagai simbol keberadaan dan persatuan masyarakat adat Dayak. Keberadaan rumah Betang juga sebagai penegasan bahwa masyarakat Dayak adalah tuan rumah yang akan menyambut semua tamu dalam keharmonisan.

" Ya, Rumah Betang harus ada di setiap desa, minimal dalam beberapa desa dapat memiliki Rumah Betang sebagai simbol keberadaan dan persatuan. Penegasannya adalah kita masyarakat Dayak adalah tuan rumah yang terbuka menyambut semua tamu. Masyarakat Dayak adalah masyarakat yang harmonis ," tegas Jeffray.

Hal ini disampaikan Jeffray yang juga menjabat sebagai  Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang itu, terkait dengan keberadaan dan pembangunan Rumah Betang, termasuk yang baru diresmikan oleh Wakil Bupati Sintang di Desa Merimpit Baru Kecamatan Dedai pada Senin ( 08 / 04 / 19 ).

" Selaku Ketua DAD Kabupaten Sintang, saya sangat mengapresiasi semangat masyarakat Dayak Kabupaten Sintang yang tetap menjunjung tinggi adat istiadat yang dituangkan dalam pembangunan rumah adat yang ada di setiap kecamatan di Kabupaten Sintang. Ini membuktikan bahwa adat tetaplah adat, yang tak tergerus oleh jaman , " ungkap Jeffray pada Selasa,  ( 09 / 04 / 19 ).

Rumah Betang Suku Dayak tidak hanya dibangun sebagai tempat tinggal belaka. Tetapi lebih dari itu Rumah Betang Suku Dayak memiliki fungsi lain nilai adat yang tinggi. Rumah Betang Suku Dayak selalu berbentuk panggung dan panjang sesuai dengan namanya. Bentuk ini dipilih bukan tanpa alasan. 

Jeffray menjelaskan, bentuk rumah betang yang berbentuk panggung berfungsi untuk menghindari rumah dari banjir, karena banyak Rumah Betang Suku Dayak dahulunya yang dibangun di pinggir sungai, selain itu untuk melindungi penghuninya dari binatang buas dan juga untuk melindungi penghuninya dari musuh.

Sementara terkait dengan pembangunan Rumah Betang Tampun Juah yang berada di Desa Jerora 1, Jeffray mengungkapkan saat ini perampungan pengerjaan Rumah Betang Tampun Juah terus dilakukan.

" Kita berharap saja penyelesaian dapat dilakukan pada tahun ini. Tapi yang jelas, progres ke arah situ terus dilakukan, dan jika sudah selesai semuanya maka peresmian dan kegiatan gawai dapat dilaksanakan di tempat tersebut. Pemerintah dan DPRD tetap mensupportnya , " ujar Jeffray.
( Rz )

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *