JELANG LEBARAN, TUKARKAN UANG DI TEMPAT RESMI

 on Thursday, May 30, 2019  




||www.beritakapuas.com||Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat mengatakan, untuk penukaran uang selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, total seluruh Kalbar disiapkan sebanyak Rp 4,1 triliun. Jumlah ini sama dengan tahun sebelumnya, karena hitung hitungan BI, kebutuhan uang di Kalbar sejumlah itu, dan jika pun nanti melampaui jumlah tersebut, Bank Indonesia sudah siap.

Adapun titik penukaran uang di seluruh Kalimantan Barat sebanyak 70 titik dan 28 titik di antaranya selain di Pontianak, juga di beberapa daerah yaitu di Mempawah, Sambas, Sanggau dan Melawi. Sedangkan 42 titik  berapa di empat Kas Titipan ( Kastip ) BI, yaitu di Singkawang, Ketapang, Sintang dan Putusibau. 

Layanan penukaran uang dimulai pada tanggal 20 Mei hingga 29 Mei 2019. Layanan tersebut dibuka pada pukul 09.00 hingga pukul 15.00 WIB.

Menyoroti hal ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Sintang, Jeffray Edward mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu menjelang Lebaran 1440 Hijriah.

" Masyarakat harus semakin waspada karena modus pemalsuan uang yang biasanya marak terjadi pada waktu waktu meningkatnya kesibukan masyarakat melakukan transaksi jual beli , " kata Jeffray, Rabu ( 29 / 05 / 19 ).

Terlebih lagi, sekarang telah memasuki H-6 Lebaran sehingga tingkat peredaran uang semakin meningkat. Selain itu juga karena semakin bermunculan tempat dan jasa jasa penukaran uang tidak resmi yang mana saat seperti itu modus pemalsuan uang lebih marak dilakukan.

" Kita harus bisa membedakan karakteristik uang asli dan palsu dengan melakukan 3D. Khusus masyarakat yang membutuhkan jasa penukaran uang pecahan sebaiknya dilakukan di tempat resmi, seperti bank , " kata Jeffray.

Hal itu karena tingkat kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi jual beli selama Ramadhan dan Idul Fitri semakin tinggi, sehingga rawan dimanfaatkan pengedar uang palsu untuk melancarkan aksinya.

“ Menukarkan uang di tempat resmi berarti berupaya mengantisipasi peredaran uang palsu. Saat transaksi pun juga harus lebih teliti karena belanja adalah salah satu modus peredaran uang palsu , " kata Jeffray.

Jeffray berharap pihak berwajib secara berkala terus melakukan langkah langkah antisipasi peredaran uang palsu, sehingga kerugian masyarakat akibat peredaran uang tersebut dapat ditekan.

" Untuk itu masyarakat harus selalu meneliti keaslian uang, yakni dengan prinsip tiga D, dilihat, diraba dan diterawang. Manfaatkan lokasi lokasi jasa penukaran uang yang resmi seperti yang disiapkan pihak bank. Apalagi biasanya mendekati Lebaran perbankan membuka loket khusus penukaran uang , " kata Jeffray.
( Rz )
JELANG LEBARAN, TUKARKAN UANG DI TEMPAT RESMI 4.5 5 Rizky Thursday, May 30, 2019 ||www.beritakapuas.com|| Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat mengatakan, untuk penukaran uang selama Ramadhan hingga ...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *