BETANG TAMPUN JUAH, DIHARAPKAN BERFUNGSI TAHUN 2020

 on Saturday, June 15, 2019  




||www.beritakapuas.com||Masyarakat dan DPRD Kabupaten Sintang sepakat, untuk mempertanyakan perkembangan pembangunan Rumah Betang Adat Tampun Juah di Desa Jerora I. Adapun Ketua DPRD, Jeffray Edward, yang juga ketua DAD Sintang berharap, bangunan Rumah Betang Adat Tampun Juah sudah dapat dipergunakan dalam Gawai Dayak 2019.

“ Namun harapan tersebut belum dapat terlaksana. Mudah mudahan tahun depan, kegiatan Gawai Dayak sudah dipusatkan di sana , " harap Jeffray.

Pertanyaan mengenai perkembangan pembangunan tersebut muncul saat pandangan fraksi terkait Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban ( LKPJ ) Kepala Daerah Tahun 2018, yang berlangsung pada Kamis, ( 13 / 06 / 2019 ).

Pemerintah Kabupaten Sintang, memberikan keterangan atau jawaban atas pandangan umum fraksi tersebut pada Jumat, ( 14 / 06 / 2019 ).

" Terkait pelaksanaan penyelesaian rumah adat Betang di desa Jerora I, bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah menganggarkan penyelesaian pembangunan tahap akhir rumah adat tersebut sebesar Rp 2,4 Miliar lebih, dan masih dalam proses penyelesaian administrasi , " kata Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Syarifudin, yang mewakili Bupati Sintang.

Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward, usai rapat mengungkapkan progres pembangunan rumah Betang tersebut.

" Tadi sudah disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang berkomitmen menyelesaikan pembangunan rumah betang,  dan sudah menganggarkan untuk tahap akhir, Rp 2,4  Miliar lebih. Diharapkan dengan jumlah dana tersebut, target pekerjaan direncanakan selesai untuk pekerjaan lantai papan ruai lantai 2, pekerjaan tangga, pekerjaan pengecatan, pekerjaan plafond 424 m2, dan pekerjaan ukiran , ” ujar Jeffray.

Dijelaskan juga, pembangunan rumah adat betang dibangun tahap pertama tahun 2015, dengan dana sebesar Rp 6 Miliar, untuk pekerjaan struktur sampai plat lantai 2, dan pekerjaan tanah ± 1.900.
Sementara Tahap II tahun 2017, pembangunan dilanjutkan dengan dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk pekerjaan kolom lantai 2 dan pekerjaan atap.

“ Sedangkan tahap III tahun 2018 dengan dana sebesar Rp 1,9 miliar lebih untuk pekerjaan rangka kayu lantai 2, pekerjaan dinding papan, pekerjaan lantai 2 menggunakan lantai forket ( flooring ), pekerjaan dinding ruai menggunakan hollow 4/8 cm, pekerjaan atap ( kekurangan pembayaran di tahun 2017 ) dan lisplank, pekerjaan plafond 332 m3, pekerjaan pintu dan jendela , ” ungkap Jeffray.
( Rz )
BETANG TAMPUN JUAH, DIHARAPKAN BERFUNGSI TAHUN 2020 4.5 5 Rizky Saturday, June 15, 2019 ||www.beritakapuas.com|| Masyarakat dan DPRD Kabupaten Sintang sepakat, untuk mempertanyakan perkembangan pembangunan Rumah Betang ...


No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *