DRAINASE HARUS JADI PRIORITAS, MARKUS INGIN ADA PERDA

 on Sunday, June 16, 2019  




||www.beritakapuas.com||Menurut anggota DPRD Sintang dari Komisi A, Markus Jembari, masalah drainase harus menjadi prioritas bagi penataan kota, sebab menurutnya pembangunan kota tak bisa dihalangi. Jika tidak ada payung hukum yang mengatur hal tersebut, maka masalah genangan air akan tetap jadi momok masyarakat setiap musim hujan tiba.

" Perkembangan dan pembangunan kota tak bisa dihalangi. Kalau masalah itu tidak dibuat aturannya maka tetap akan jadi preseden buruk bagi penataan kota. Jadi ada baiknya dibuat payung hukum terkait drainase ini , " ujar Markus, politisi Partai Demokrat ini, Sabtu ( 15 / 06 / 2019 ).

Markus menyampaikan, terkait masalah drainase ini, Pemkab Sintang dapat belajar dari Kota Semarang yang memiliki Perda tentang Drainase, satu satunya Perda di Indonesia yang mengatur hal tersebut.

" Kita dapat belajar dari Semarang. Memang Semarang jauh beda dengan Sintang yang hanya kota kecil. Semarang laju pertumbuhan penduduk serta pembangunannya pesat. Tapi bukan itu yang urgensinya. Kita dapat mempelajari sisi aturannya yang akan berimplikasi langsung pada empat hal, yakni soal perencanaan, pemerintahan, masyarakat dan para pengembang , " ujar Markus.

Dalam Rapat Paripurna DPRD Sintang pada Kamis ( 13 / 06 / 2019 ) yang lalu, fraksi PDI Perjuangan sempat mempertanyakan hal tersebut melalui juru bicaranya, Welbertus.

" Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan masalah drainase yang berpotensi menimbulkan genangan air, seperti di Pasar Sungai Durian, Jalan Lintas Melawi dan Stadion Baning , " demikian pertanyaan Fraksi PDI Perjuangan saat itu.

Atas pertanyaan itu pihak eksekutif menyatakan sudah menganggarkan sebesar Rp 930 juta lebih guna membuat drainase, seperti yang disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Syarifudin yang mewakili Bupati Sintang dalam rapat paripurna untuk mendengarkan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi, Jumat ( 14 / 06 / 2019 ).

" Terkait masalah drainase yang berpotensi menimbulkan genangan air seperti di Pasar Sungai Durian, Lintas Melawi dan kawasan Stadion Baning, disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah membuat perencanaan untuk mengatasi genangan air tersebut. Tahun 2019 ini telah dianggarkan untuk pembangunan drainase dalam kota, unit area 2 jalur C di kawasan Sungai Durian sebesar Rp 930 juta lebih, dan masih dalam tahap proses administrasi , " ungkap Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Syarifudin.
( Rz )
DRAINASE HARUS JADI PRIORITAS, MARKUS INGIN ADA PERDA 4.5 5 Rizky Sunday, June 16, 2019 ||www.beritakapuas.com|| Menurut anggota DPRD Sintang dari Komisi A, Markus Jembari, masalah drainase harus menjadi prioritas bagi ...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *