MINTA KELAM DIBENAHI, INI DEMI PARIWISATA SINTANG

 on Thursday, June 20, 2019  




||www.beritakapuas.com||Pihak Bappeda Sintang tahun lalu telah membangun rancangan rencana induk pembangunan kepariwisataan. Keikutsertaan berbagai pihak begitu dibutuhkan dalam memajukan pariwisata. Karena itu, potensi yang dimiliki dinilai perlu terpetakan dengan baik. Kemudian tersusun konsep jangka panjang dalam mendorong kemajuan pariwisata Sintang.

“ Pariwisata Kabupaten Sintang sangat banyak, khususnya wisata alam. Untuk itu Pemkab harus melakukan langkah langkah melalui pengembangan dan promosi. Pembangunan infrastruktur di beberapa objek wisata, misalnya, akses jalannya, juga sarana dan prasarananya. Sperti misalnya di Bukit Kelam, yang adalah destinasi utama pariwisata Sintang , ” ujar Tuah Mangasih, anggota DPRD Kabupaten Sintang, mengomentari tentang pariwisata Sintang.

Tuah, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, meminta Pemerintah Kabupaten Sintang dan Dinas Pariwisata membenahi tempat wisata Bukit Kelam dengan melengkapi sarana dan prasarananya agar semakin menarik minat para wisatawan, baik lokal, nasional, lebih lebih wisatawan internasional.

Menurut Tuah, prioritas pembangunan infrastruktur jalan harus dilakukan untuk menunjang kepariwisataan. Karena hal ini akan menunjang perekonomian masyarakat Sintang. Namun, sampai saat ini, dirinya belum melihat gerakan ke arah itu, padahal pada waktu tertentu, wisata alam Bukit Kelam menjadi tujuan masyarakat baik lokal maupun dari wilayah lain.

Sintang sendiri banyak potensi pariwisata. Peninggalan sejarah yang tercatat sebanyak 16 situs. Kemudian wisata alam, yang sudah terekspos antara lain Hutan Wisata Baning serta Bukit Kelam. Sementara, untuk potensi air terjun, tersebar di banyak kecamatan. Potensi itu sudah dimiliki, maka diperlukan rancangan strategis dalam pengembangannya ke depan.

Oleh karena itu, Sekretaris Bappeda Sintang, Wawan Aliyunan mengatakan, partisipasi banyak pihak sangat dibutuhkan dalam menopang rancangan induk kepariwisataan. Dokumen ini akan menjadi pedoman ke depan bagi Sintang. Langkah strategisnya mengacu kepada rancangan tersebut. Mekanisme uji publik yang dilalui diharapkan mendapatkan tanggapan, masukan, serta kritik dari banyak pihak serta pemangku kepentingan.

“ Tujuannya merumuskan kepariwisataan. Memberi arah, dalam program kepariwisataan. Sasaran hasil secara nyata, yakni meningkatkan jumlah kepariwisataan, serta pendapatan daerah. Jadi semua perlu terlibat. Pemerintah, swasta dan masyarakat , ” kata Aliyunan.

Menurut Aliyunan, pariwisata dibangun dengan pendekatan kepada kesejahteraan masyarakat. Berorientasi memberdayakan masyarakat, sumber daya manusia ( SDM ), destinasi, ilmu pengetahuan, serta teknologi. Keseluruhannya saling terkait. Satu sama lainnya perlu saling mendukung. Pengembangan kemajuan pariwisata tidak dapat lepas dan mempunyai keterkaitan dengan banyak pihak. Namun, terpenting yakni mampu mendorong dan berdampak bagi masyarakat secara langsung.
( Rz )
MINTA KELAM DIBENAHI, INI DEMI PARIWISATA SINTANG 4.5 5 Rizky Thursday, June 20, 2019 ||www.beritakapuas.com|| Pihak Bappeda Sintang tahun lalu telah membangun rancangan rencana induk pembangunan kepariwisataan. Keiku...


No comments:

Post a Comment

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *