HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

SOSIALISASI ZONASI DIANGGAP KURANG, RAKYAT BANYAK MENGELUH




||www.beritakapuas.com||Meskipun pelaksanaan PPDB 2019 di Kabupaten Sintang berlangsung lancar, namun di daerah daerah lain terdengar banyak keluhan masyarakat, apalagi yang belum memahami sepenuhnya tentang sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ).

Saat ini, Presiden Jokowi dikabarkan tengah menanggapi keluhan masyarakat, dan meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

Terkait sistem zonasi, pihak DPRD Kabupaten Sintang juga meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, agar ke depannya dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan PPDB. Seperti yang disampaikan oleh salah seorang anggota DPRD, Melkianus.

" Meskipun sistem zonasi ini baik, namun perlu dilakukan sosialisasi lebih gencar lagi. Sejujurnya masyarakat lebih banyak belum memahami apa itu sistem zonasi. Presiden sudah meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait sistem zonasi ini. Nah, seperti apa hasil evaluasi nya, sudah menjadi kewajiban dari perangkat di bawahnya untuk melakukan sosialisasi , " ujar Melkianus, Rabu ( 26 / 6 / 2019 ).

Untuk saat ini, diakui Melkianus sosialisasi penerapan zonasi sekolah pada PPDB dinilai memang masih sangat kurang, sehingga masih banyak masyarakat terutama calon wali murid yang belum memahaminya. Ia juga berpendapat, perlu adanya integrasi sistem kebijakan dari sekolah sekolah yang dikelola pemerintah daerah, mulai dari SD sampai SMA/SMK.

"  Seharusnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah memotret potensi potensi bagaimana keintegrasian ini bisa disesuaikan , " ujar Melkianus.

Sedangkan mengenai pro dan kontra diterapkannya sistem zonasi pada PPDB 2019, politisi Partai Golkar ini menanggapinya dengan mengatakan, hal itu wajar terhadap sesuatu yang baru.

"Saya kira kalau ada komplain, atau reaksi dari masyarakat itu hal yang wajar saja. Karena ini hal yang baru. Ya, kalau ada yang dirasakan kurang pas, maka perlu evaluasi , " ujar Melkianus.

Namun demikian, dirinya menilai kebijakan zonasi dalam sistem PPDB ini merupakan langkah untuk memotret permasalahan pendidikan di masing masing daerah dan pemerataan infrastruktur pendidikan.

" Khusus masalah pendidikan di Sintang, tentu yang terpenting adalah pemerataan tenaga pengajar dan infrastruktur pendidikan, itu fokusnya , " kata Melkianus.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ) mengungkapkan, penerapan sistem zonasi ini akan menjadi awal evaluasi untuk membangun sekolah negeri baru di tahun tahun mendatang.
( Rz )

Previous
« Prev Post

Contact Form

Name

Email *

Message *