HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Legenda MU Steve Bruce Resmi Jadi Pelatih Newcastle

By On July 17, 2019


Jakarta, -- Legenda Manchester United Steve Bruce resmi menjabat pelatih Newcastle United menggantikan posisi Rafael Benitez yang menerima tawaran klub Tiongkok Dalian Yifang.

Sky Sports melaporkan Bruce menandatangani kontrak tiga tahun dan akan didampingi dua asistennya, Steve Agnew and Stephen Clemence.

"Saya senang dan bangga ditunjuk sebagai pelatih kepala Newastle United. Ini adalah klub masa kecil saya dan juga ayah saya. Jadi, ini momen yang sangat istimewa bagi saya dan keluarga," kata Bruce.


Direktur Pelaksana Newcastle Lee Charnley menilai Bruce merupakan sosok yang tepat untuk menangani The Magpies. Koneksi sejarah Bruce dengan klub dianggap sebagai modal awal yang positif.

Legenda Man United Resmi Jadi Manajer Newcastle
"Steve tahu apa arti klub ini bagi suporter dan daerah ini. Dia akan menaruh hati dan jiwanya untuk memimpin tim dan para pemain berbakat dengan dukungan penuh dari staf kami," ujar Charnley.

Bruce rela meninggalkan Shefield Wednesday yang musim lalu finis di urutan ke-12 Divisi Championship.

Sepanjang kariernya, Bruce telah menangani sembilan klub Inggris, satu di antaranya adalah klub rival abadi The Magpies yakni Sunderland.

Bruce beserta jajaran asistennya dijadwalkan bertolak ke China pada Rabu (17/7) dan akan menjalani debut dalam turnamen pramusim Liga Primer Asia melawan Manchester City atau West Ham United, Sabtu (20/7). 

Jumlah Domain .id Tembus 318.000 di Pertengahan 2019

By On July 17, 2019



JAKARTA, - Pada awal tahun 2019 ini, Penglola Nama Domain Internet Indonesia ( Pandi) sempat membeberkan bahwa ada sekitar kurang lebih 281.000 domain .id (dot id) yang terdaftar di registrar Pandi. Memasuki pertengahan tahun, atau lebih tepatnya per Juni 2019, Pandi memaparkan angka tersebut telah  meningkat menjadi  318.090 domain, atau naik sekitar 13 persen dibandingkan yang tercatat pada Januari lalu.  

Tahun Ini, Pandi Kejar Pengguna Domain .id dari Luar Negeri Sebanyak 95,61 persen (304.126 domain) dari jumlah tersebut berasal dari Indonesia. Sisanya, sekitar 4,39 persen (13.964 domain) dari luar negeri. Apabila dilihat berdasarkan lima negara teratas, pemilik domain .id sendiri masih didominasi oleh Indonesia dengan jumlah 304.126 domain. Di bawahnya, ada Amerika Serikat dengan 4.028 domain, Singapura dengan 1.701 domain, Australia 744 domain, dan Jerman dengan 679 domain .id. Sementara, jika dilihat per kota di Indonesia, domain .id paling digandrungi oleh pengguna internet yang berasal dari kota Jakarta. Kemudian di bawahnya ada Bandung, Surabaya, Bekasi, dan Tangerang. 

Domain .id Mulai Banyak Diminati Pengguna Luar Negeri Di luar negeri sendiri, pengguna domain .id terbanyak berasal dari kota Singapura, Sanford (AS), New York (AS), Allenfeld (Jerman), dan San Francisco (AS). Tidak disebutkan secara rinci berapa jumlah domain di masing-masing kota tersebut. Selain mengelola country code Top Level Domain (ccTLD) .id, Pandi juga mengelola sejumlah country code Secondary Level Domain (ccSLD), mencakup web.id, sch.id, or.id, net.id, my.id, go.id, desa.id, co.id, biz.id, dan ac.id. Pandi berharap 800.000 nama domain .id sudah akan terdaftar di registrar menjelang akhir tahun 2019, dengan komposisi 50 persen dari Indonesia dan sisanya dari luar negeri. 

sumber : Kompas

PKS Paling SUlit Didekati Jokowi

By On July 17, 2019


www.beritakapuas.com - Meski mengatakan kalau menjadi oposisi itu mulia, Joko Widodo pada dasarnya tetap membuka pintu koalisi bagi partai pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Di antara semua partai oposisi, yaitu Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat (Berkarya dikecualikan karena mereka tak lolos ambang batas parlemen), nampaknya hanya PKS yang tak bakal pindah haluan, demikian prediksi peneliti dari LSI Denny JA, Rully Akbar. Alasannya terkait dengan basis pemilih PKS itu sendiri. Rully bilang, sebagian besar pemilih PKS adalah mereka yang tak mendukung Jokowi. Dengan masuk ke pemerintahan, PKS berisiko ditinggal para pendukungnya--pada pileg terakhir pemilih PKS sebanyak 11.493.663 orang, atau setara 8,21 persen suara. "Ketika PKS menjilat ludah sendiri dengan masuk ke Jokowi, ya otomatis pemilih mereka kabur perlahan. Agak sulit me-recovery pemilih utama mereka," kata Rully kepada reporter Tirto, Rabu (17/7/2019). 

Sejauh ini setidaknya ada dua partai oposisi yang mungkin akan pindah haluan ke kubu Jokowi: PAN dan Demokrat. Demokrat adalah partai oposisi pertama yang tercium tengah bermanuver. Usaha Demokrat merapat ke kubu pemerintah segera dilakukan setelah pengumuman Pilpres 2019, ditandai dengan bertamunya Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ke Istana Negara, bertemu Joko Widodo. Yang kedua adalah PAN, ditandai dengan pernyataan Wakil Ketua PAN Bara Hasibuan yang menyebut mayoritas kader PAN ingin bergabung di Jokowi. 

Sementara Gerindra, sejauh ini telah menyatakan sikap bukan oposisi, tapi juga enggan gabung ke petahana. Mereka membuka peluang untuk mendukung pemerintah pada kebijakan tertentu, tapi menentangnya pada isu lain. Baca juga: Kisruh Internal PKS Menjelang Pemilu 2019 Komposisi itu sebenarnya membuat oposisi jadi sekadar formalitas belaka. Tapi bagi PKS, ini menguntungkan. Ada kemungkinan basis massa yang kecewa karena partai yang mereka pilih berlabuh ke Jokowi pindah mendukung PKS. Lagipula, kata Rully, selama ini PKS "sangat baik menjalankan peran sebagai oposisi". Mempertahankan posisi itu membuat mereka kemungkinan bisa menggandakan jumlah konstituen pada pemilu mendatang. Prediksi Rully sedikit banyak dibenarkan fungsionaris partai yang dipimpin Shohibul Iman ini. 

Ketua DPP PKS, Ledia Hanifa Amalia, mengatakan meski sikap resmi partai baru diputuskan setelah musyawarah majelis syuro yang akan digelar sebelum akhir tahun ini, namun sampai sekarang PKS lebih condong jadi oposisi. Ledia bahkan mengaku PKS kerap dirayu agar masuk ke koalisi Jokowi. Namun partainya memilih berada di luar pemerintahan. "Sampai sekarang kami posisinya seperti itu. Bahkan di periode ini kami sudah membuktikan dan di periode yang akan datang kami konsisten akan itu," kata Ledia di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (16/7/2019) kemarin. Sikap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera setelah Prabowo dan Jokowi bertemu Sabtu (113/7/2019 lalu juga menunjukkan bahwa PKS lebih suka jadi oposisi. Saat itu Mardani mendesak Prabowo mengumumkan tagar KamiOposisi. Tujuannya untuk mengobati kekecewaan pendukung atas pertemuan tersebut. "Jika pertemuan tidak diikuti dengan deklarasi #KamiOposisi akan membuat kekecewaan pendukung. Dan PKS yakin, Pak Prabowo dan pendukungnya akan bersama #KamiOposisi. Karena oposisi itu baik dan oposisi itu mulia," demikian kata Mardani.

sumber : tirto.id

DISKUSI PUBLIK DALAM MENDUKUNG SINTANG MENJADI KABUPATEN LAYAK ANAK TAHUN 2019

By On July 17, 2019

www.beritakapuas.comII Wahana Visi Indonesia (WVI) Bersama KOPAS (Komunitas Peduli Anak Sintang) hari Rabu, 17/07/2019 melaksanakan  Diskusi Publik  Penyanyampaian Komitmen Komunitas Peduli Anak Sintang(KOPAS) menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Sintang untuk mendorong Percepatan Pencapaian Indikator Sintang menuju Kabupaten Layak Anak di Aula Bappeda Pemerintah Kabupaten Sintang, yang dihadiri  Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang H Henri Harahap sekaligus membuka kegiatan. 


Dalam kata sambutannya Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang H Henri Harahap menyatakan, pemerintah sangat mengapresiasi kegaiatan Diskusi Publik yang dilaksanakan Komunitas Peduli Anak Sintang(KOPAS) yang didukung Wahana Visi Indonesia (WVI)  dan Uni Eropa ini”denganeven seperti ini, kita akan semakin memperkuat komitmen dan sinergi kita semua utnuk menjaga, melindungi dan mengembangkan anak-anak kita di masa mendatang”.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang H Henri Harahap menjelaskan, saya menilai isu tentang anak saat ini, semakin penting untuk kita jadikan agenda pokok dalam pembangunan, yang saat ini sedang menjadi perhatian semua pihak”seperti yang sering terjadi dimana-mana munculnya berbagai kasus tindak kekerasan terhadap anak, mulai dari kekerasan fisik, penelantaran sampai ekploitasi terhadap anak menjadi bukti nyata permasalahan anak di negara kita”.

“harus kita ingat, di tahun 2035, indonesia akan menikmati puncak bonus demografi. Sekitar 19 tahun lagi fenomena langka itu terjadi. Akan menjadi berkah luar biasa tatkala jumlah penduduk usia produktif yaitu usia 15-65 tahun) menjadi sangat tinggi, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk”..... tegas H Henri Harahap .

Dalam kegiatan yang dilaksanakan  Manjaer Proyek Uni Eropa –CSO Wahana Visi Indonesia  Henry Gabriel menyatakan, bahwa program yang dilaksanakan ini merupakan program penguatan peran masyrakat dan organisasi masyrakat yang dijalankan oleh Wahana Visi Indonesia(WVI) didukung Uni Eropa...”dan program ini bekerjasama dengan pemerintah daerah di  tiga kabupaten di Propinsi Kalimantan Barat , yaitu Kabupaten Sintang, Sekadau dan Kabupaten Melawi)’.

Ketua  Komunitas Peduli Anak Sintang(KOPAS) Kabupaten Sintang  Ustad Edi Toni menyatakan,  bahwa tantang  perjuangan mewujudkan menjadi kabupaten layak anak ini sangat berat, bergerak fukus klaster tiga saja yang sudah  kita laksanakan seperti kecamatan Kelam permai, Kayan, Tebelian, Sepauk  dan Tempunak”lima kecamatan dengan jumlah sekitar 20 desa yang sudah dilakukan bersama Wahana Visi Indonesia itu saja sangat berat, apalagi berbicara 14 Kecamatan dengan julah desa sebanyak 391 desa, ini tantangan yang sangat berat bagi pemerintah daerah, namun kita tetap berupaya dengan melibatkan semua lapisan masyarakat dan  dukungan  dari semua pihak”.

Pada kegiatan Diskusi Publik  Penyanyampaian Komitmen Komunitas Peduli Anak Sintang.

SELAIN BAGUS, DEWAN JUGA MINTA INFRASTRUKTUR SAPRAS PLBN JUGA MEMADAI

By On July 07, 2019




||www.beritakapuas.com||Pos Lintas Batas Negara ( PLBN ) akan segera dibangun di Sungai Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu. Keberadaan Pos Lintas Batas Negara ini tentu memiliki nilai strategis, baik politik, ekonomi dan kebudayaan. Rencananya, sebelum Pos Lintas Batas Negara Sungai Kelik dibangun, pemerintah akan terlebih dahulu membangun jalan menuju ke PLBN.

" Bordernya cantik, tapi infrastruktur yang diperlukan masyarakat masih jauh dari harapan, tentu ini tak berimbang. Jangan sampai ini terjadi di daerah kita , " harap Heri Jamberi, anggota DPRD Kabupaten Sintang, mengenai PLBN Sungai Kelik nantinya, supaya selain enak dipandang, juga memiliki infrastruktur, sarana, dan prasarana yang memadai, terutama bagi masyarakat sekitar.

Keinginan ini bukanlah tanpa alasan. Berkaca pada peristiwa yang dialami oleh Yuliana Titin ( 37 ), di mana setelah melahirkan anak ketiga nya di Puskesmas Entikong, harus digendong karena lemas, tidak memungkinkan naik kendaraan roda dua menyeberangi sungai.

Anggota Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643 Wanara Sakti, Pos Panga, membantu membawa pulang Yuliana Titin, dengan cara di tandu, untuk kembali ke rumahnya di Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong, yang jarak tempuhnya kurang lebih 4 Km, dengan medan yang berat, menyeberangi sungai, melewati jembatan gantung kecil.


" Saya pikir kejadian di Sanggau itu, juga terjadi di Sintang yang punya dua titik perbatasan dengan negara tetangga. Hanya saja mungkin tidak terekspos ke permukaan. Dengan kondisi tersebut, menunjukkan bahwa wilayah perbatasan masih sangat memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Terlebih adalah infrastruktur jalan dan jembatan yang merupakan kebutuhan vital masyarakat , " ungkap Heri Jamberi, Minggu ( 07 /07 / 2019 ).

Politisi Partai Hanura ini juga menegaskan, mengelola wilayah serambi negara tidak hanya sebatas membangun fasilitas PLBN semata, namun juga yang langsung bersentuhan dan dirasakan oleh masyarakat wilayah perbatasan.

" Bukan kita mengecilkan arti dari adanya Pos Lintas Batas Negara yang sudah ada, dan yang akan dibangun di beberapa lokasi di Kalimantan Barat. Termasuk yang ada di Sungai Kelik nantinya. Jelasnya, keberadaan PLBN juga punya arti yang strategis bagi kedaulatan bangsa, namun faktor lain juga harus diperhatikan , " ujar Heri.

Apa yang dialami oleh Ibu Yuliana Titin ( 37 ), di mana setelah melahirkan anak ketiga di Puskemas Entikong, harus menempuh perjalanan jauh, jelas menunjukkan kesenjangan pembangunan yang terjadi.
( Rz )

BELUM RAMPUNG, BETANG TAMPUN JUAH BISA DIFUNGSIKAN

By On July 05, 2019




||www.beritakapuas.com||Persiapan Pekan Gawai Dayak ( PGD ) VIII Tahun 2019 sudah mencapai 90 %. Demikian pernyataan Ketua Panitia PGD, Yustinus Jukardi. Kegiatan tanggal 9 - 13 Juli 2019 tersebut akan dilaksanakan di dua tempat, yakni Stadion Baning dan Rumah Adat Dayak Tampun Juah.

“ Semua persiapan sudah 90 persen, dan pembukaan akan dilaksanakan di Stadion Baning. Namun untuk lomba tradisional akan dilaksanakan di Rumah Adat Dayak Tampun Juah , ” ujar Yustinus.

Adapun lomba yang dilaksanakan di Rumah Adat, yakni lomba tangkap babi, pangkak gasing, menyumpit, mengukir perisai, menganyam manik manik dan juga lomba masak.

Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward, yang juga adalah Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang, menyambut gembira pelaksanaan sebagian dari kegiatan Pekan Gawai Dayak ke VIII Tahun 2019 Kabupaten Sintang juga akan dilaksanakan di Rumah Adat Dayak Tampun Juah di Desa Jerora I.


“ Saya sangat berterima kasih kepada Panitia Pekan Gawai Dayak ke VIII Kabupaten Sintang, yang juga menggunakan Rumah Adat Dayak Tampun Juah, meskipun keberadaannya belum 100 % selesai. Mudah mudahan dengan kegiatan yang juga dilaksanakan di tempat tersebut, menjadi daya semangat kita untuk dapat menyelesaikan serta meresmikannya. Semoga dengan anggaran dari APBD tahun 2019 sebesar Rp 2,5 miliar semuanya dapat terealisasi , ” ungkap Jeffray, Jumat ( 05 / 07 / 2019 ).


Jeffray sangat mengapresiasi kinerja panitia Pekan Gawai Dayak yang sudah sangat luar biasa dalam mempersiapkan kegiatan PGD, dan berharap ke depannya bangunan Rumah Adat Tampun Juah sudah dapat dijadikan pusat kegiatan.

“ Tahun depan, semua kegiatan Pekan Gawai Dayak Kabupaten akan dipusatkan di Rumah Adat Dayak Tampun Juah. Terima kasih untuk Panitia yang sudah bekerja luar biasa mempersiapkan kegiatan ini , ” kata Jeffray.

Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak ke VIII, yang juga adalah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, juga mengungkapkan harapan yang sama sepeti Ketua DPRD Kabupaten Sintang tersebut.

“ Kita berharap dengan dilaksanakannya lomba tradisional di rumah adat, agar menjadi semangat bagi masyarakat adat Dayak Sintang, bahwa Rumah Adat Dayak Tampun Juah tersebut ke depannya dapat dipergunakan sebagai Pusat Gawai , ” harap Yustinus.
( Rz )

TUAH : BERANTAS NARKOBA ADALAH TUGAS SELURUH MASYARAKAT

By On July 02, 2019




||www.beritakapuas.com||Bahaya narkoba sudah sepatutnya menjadi perhatian serius bagi seluruh masyarakat. Demikian penyampaian Tuah Mangasih, terkait HANI (Hari Anti Narkoba Internasional ), yang diharapkan jadi momentum bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terbebas dari belenggu barang haram tersebut.

“ Narkoba ini memang merupakan penyakit masyarakat yang ada di mana saja, termasuk di Kabupaten Sintang. Maka dari itu, saya berharap kepada seluruh masyarakat, terutama instansi terkait agar mengambil terobosan atau gagasan gagasan agar bagaimana narkoba ini tidak berkembang pesat , ” ujar Tuah, anggota DPRD Kabupaten Sintang.

Tuah juga meminta bagi seluruh masyarakat yang mengetahui adanya tempat tempat yang disinyalir ada peredaran narkoba, untuk segera melaporkan ke pihak berwajib. Memberantas penyalahgunaan narkoba merupakan tugas seluruh masyarakat Indonesia. Hanya saja memang harus dikomandoi oleh instansi terkait.

“ Ada banyak cara yang dilakukan oleh para pengedar untuk menyasar kalangan generasi muda. Maka dari itu hal inilah yang patut menjadi perhatian serius. Laporkan saja, jangan takut. Pasti masyarakat yang melaporkan akan dapat perlindungan dari aparat penegak hukum , ” kata Tuah.

Generasi muda yang masih labil, perlu diawasi baik baik. Maka dari itu, tindakan preventif yang harus dilakukan, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Misalkan, buat kegiatan untuk anak anak muda sesuatu hal yang positif.

“ Dengan begitu mereka bisa mengisi waktunya untuk hal hal yang baik, sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh narkoba. Sebab kalau sudah terpengaruh barang haram tersebut, apa saja bisa dilakukan, bahkan tindakan kriminal sekalipun , ” jelas Tuah.
( Rz )

RAGAM KEGIATAN, FESTIVAL WISATA KELAM DIHARAPKAN SEDOT WISATAWAN

By On July 01, 2019




||www.beritakapuas.com||“ Inilah kesempatan besar kita untuk mengenalkan Kabupaten Sintang ke dunia, baik dari wisatanya, kearifan lokalnya, budaya dan lain sebagainya. Maka dari itu jangan sia siakan kesempatan ini, manfaatkan momen ini sebaik mungkin , ” demikian ungkapan antusias dari Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward, mengenai kegiatan Kelam Tourism Festival.

Apabila kegiatan ini berjalan sukses di mata pengunjung nantinya, maka itu akan menjadi suatu kebanggaan yang tiada tara. Dengan begitu untuk kegiatan ke depannya, bisa saja wisatawan yang datang, lebih ramai lagi dari sekarang.

“ Tentu kalau sukses, bisa saja investor juga akan dengan sendirinya datang untuk menanamkan modal di industri pariwisata kita. Jadi pada intinya, kita harapkanlah semuanya dapat mendukung dan tentunya seluruh rangkaian kegiatan yang disajikan dapat berkesan di hati para pengunjung , ” harap Jeffray, yang juga Ketua DAD Kabupaten Sintang ini, Senin ( 01 / 07 / 2019 ).

Dengan pengemasan yang sedemikian rupa, sehingga acara festival kelam ini lebih baik dari tahun tahun sebelumnya, tentu akan mendatangkan banyak pengunjung, dan menimbulkan kesan bagi semua yang menyaksikan. Jeffray menyatakan sangat mendukung sekali, karena akan berdampak positif bagi Kabupaten Sintang.

“ Berbagai sektor menurut saya akan terdongkrak dari Festival Kelam ini, yaitu pariwisata, ekonomi masyarakat, budaya, dan lain sebagainya. Maka dari itu kita harapkan dapat disajikan semenarik mungkin , ” ujar Jeffray lagi.

Festival Kelam akan mendatangkan banyak wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat juga harus turut menyukseskannya, agar rangkaian kegiatan yang dilakukan tak mengecewakan bagi para wisatawan.
( Rz )

Contact Form

Name

Email *

Message *