NGAJI DAN SHOLAT ENAK, BADAN HARUS SEHAT

 on Sunday, October 6, 2019  


Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno menutup turnamen Liga Santri Nusantara di Stadion Baning Sintang, Sabtu (05/10/2019). Foto oleh Humas

WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. “Di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat, kalau ingin ngajinya enak, sholawatnya supaya enak, badan kalian harus sehat, nah ini merupakan salah satu kegiatan untuk menyehatkan badan bagi anak santri”, kata Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno dalam kegiatan menutup rangkaian kegiatan turnamen sepakbola Liga Santri Nusantara, sub region wilayah timur Kalimantan Barat, yang dilaksanakan di Stadion Baning Sintang, pada hari Sabtu, (5/10/2019).

Sebelum menutup turnamen sepakbola, Bupati Sintang bersama Ketua KONI dan Wakil Ketua PSSI Kabupaten Sintang menonton laga final Liga Santri Nusantara yang mempertemukan antara kesebelasan Darul Ma’arif melawan Nurul Ma’arif. Pada pertandingan babak pertama tidak menghasilkan gol bagi kedua kesebelasan, namun pada babak kedua, Pondok Pesantren Darul Ma’arif berhasil membobol gawang Nurul Ma’arif, dan skor berubah 1-0 hingga akhir babak, sehingga Pondok Pesantren Darul Ma’arif Sintang meraih kemenangan dengan skor 1 dan 0 untuk Nurul Ma’arif.

Bupati Sintang berharap dengan anak santri main bola adalah bagian dari revolusi mental. Terkait dengan generasi milenial saat ini, Jarot mengingatkan para santri untuk menggunakan teknologi yang positif. Jarot optimis, tahun depan akan membuat liga Santri Nusantara yang lebih meriah lagi.

“Survei menunjukkan bahwa anak milenial saat ini membagi waktu 20% untuk keluarga, 80% nya itu untuk HP, usia-usia kalian ini terpaku dengan gadget, tentunya kalau teknologi dimanfaatkan hal-hal positif tidak menjadi masalah, seperti mengaji melalui teknologi HP, kan ada aplikasi Al-Quran di HP,” ucap Jarot. “Olahraga itu selain menyehatkan badan, juga menggambarkan suatu kegembiraan, kalian semuanya bergembira, nah untuk yang menang, selamat bergembira, yang kalah jangan kecewa”, ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Anas Mas’ud mengatakan bahwa kegiatan Liga Santri Nusantara ini merupakan kegiatan atas dasar inisiatif para santri yang ada di Pondok Pesantren di Kabupaten Sintang.

“Jadi ini merupakan kegiatan turnamen sepakbola antar pondok pesantren, dengan jumlah tim yang mengikuti kegiatan sebanyak 6 tim, 4 tim dari Pondok pesantren, 2 tim dari Madrasah Aliyah di Sintang”, ujar Anas Mas’ud. “kita mulai dari tanggal 1 Oktober 2019, dan berakhir pada tanggal 5 Oktober 2019, karena tim yang mengikuti sedikit, maka kegiatan yang dilaksanakan sangat singkat”, tambahnya. (INA)
NGAJI DAN SHOLAT ENAK, BADAN HARUS SEHAT 4.5 5 Marselina Sunday, October 6, 2019 Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno menutup turnamen Liga Santri Nusantara di Stadion Baning Sintang, Sabtu (05/10/2019). Foto oleh Humas ...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Blog Archive

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *