ALIANSI PEMBELA PANCASILA BIKIN ADUAN KE DPRD

 on Thursday, March 12, 2020  

Foto oleh Humpro



WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. Santosa S.AP Ketua komisi A DPRD Sintang memimpin pertemuan informal bersama perwakilan dari sejumlah organisasi masyarakat Sintang di ruang rapat komisi kompleks Sekretariat DPRD Sintang beberapa waktu lalu. Santosa menyampaikan rasa terima kasih atas masukan informasi yang diberikan oleh organisasi masyarakat terkait dengan temuan pembangunan yang terindikasi menyimpang. Pihaknya akan membantu mengupayakan kejelasan berkenaan dengan persoalan yang muncul tersebut.

"Proses perijinan yang dipertanyakan oleh rekan-rekan ormas ini tentu akan kami tindaklajuti sesuai prosedur yang ada," kata Santosa. "Jika diperlukan, kami juga akan lakukan koordinasi antar komisi. Kemudian akan kita upayakan untuk duduk bersama semua pihak-pihak terkait termasuk pemilik bangunan dan usaha ini. Kita ingin kehidupan masyarakat yang damai dan baik, ya. Isu ini cukup sensitif dimasyarakat, kita perlu tangani secara lebih bijaklah ya," tambahnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan bahwa perlu waktu untuk memproses informasi dari masyarakat tersebut karna terindikasi melibatkan banyak pihak baik di lingkungan instansi pemerintah dan masyarakat di Sintang. Hal tersebut juga berkaitan dengan isu sara yang tercantum dalam aduan masyarakat ini.

Koordinator Aliansi Pembela Pancasila, Andreas menyampaikan ada indikasi penyalahgunaan ijin bangunan pada salah satu situs pembangunan yang ada di Jalan Kelam Sintang. Selain itu, ormas ini juga menemukan adanya indikasi diskriminasi pada lowongan kerja yang muncul berkaitan dengan situs pembangunan tersebut. Menurut Andreas ormas yang diwakilinya mendukung adanya investasi bisnis yang masuk ke Sintang. Karna hal tersebut akan menjadi lapangan kerja besar bagi masyarakat. Namun pihaknya menginginkan adanya keterbukaan dan persamaan hak pada akses pekerjaan tersebut

"Pada selebaran lowongan kerja yang kami dapatkan, lowker tersebut hanya menerima pekerja dengan agama tertentu saja, " kata Andreas. "Menurut keterangan warga yang kami himpun, kegiatan usaha pada bangunan itu semacam mall. Yang meresahkan kami karna ada informasi tentang perlakuan khusus yang akan dilakukan oleh pemilik usaha hingga pada aturan berpakaian bagi pengunjung," tambahnya.(ina)

ALIANSI PEMBELA PANCASILA BIKIN ADUAN KE DPRD 4.5 5 Marselina Thursday, March 12, 2020 Foto oleh Humpro WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. Santosa S.AP Ketua komisi A DPRD Sintang memimpin pertemuan informal bersama perwa...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *