JAROT: JANGAN HERAN KALAU DI SINTANG ITU JUMLAH ODP NYA SAMPAI 300 LEBIH

 on Friday, March 27, 2020  

Foto oleh Prokopim


WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. “Adanya deklarasi ODF atau tidak buang air besar sembarangan adalah salah satu langkah untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” terang Bupati Sintang, Jarot Winarno saat hadiri deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan di Desa Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak, Kamis (26/3/2020).

“Kalau kita melakukan tindakan buang air besar sembarangan itu ketika kotoran yang kita buang di hinggapi lalat karena banyak kuman, kemudian lalat terbang kesana kemari lalu hinggap di makanan yang kita konsumsi tertutama bagi anak-anak,” jelas Jarot. “Hal itu sangat berdampak besar bagi kesehatan karena bisa menimbulkan berbagai macam penyakit seperti diare, BAB lendir, tipes dan lainnya,” lanjutnya.

Jarot pun turut mengingat bahwa saat ini dunia sedang di landa wabah Corona Virus Disease (COVID-19), salah satunya di Indonesia. untuk itulah Jarot mengajak masyarakat untuk menjaga Pola Hidup Bersih dan Sehat agar virus tersebut jangan sampai masuk ke Kabupaten Sintang dan ia juga meminta masyarakat untuk tidak panik tapi tetap harus mewaspadainya.

"Yang penting untuk mecegah corona itu kita harus menjaga kebersihan badan kita, terutama tangan kita harus rutin di cuci misal habis memegang benda apa, atau habis beraktivitas atau mau beraktivitas apa, karena masuknya virus corona itu bisa dari mata, hidung, mulut karena biasanya tangan kita yang megang indra-indra kita tadi tu," ujar Jarot. "Harus juga jaga jarak sosial, saya ni malu kalau di foto ni, liat warga duduk rapat-rapat gini, pasti saya di kritik tidak mengajari jarak sosial, mestinya panitia ni atur ni jarak-jaraknya, kalau ke pasar juga jangan lama-lama belanjanya," tambahnya.

Jarot menjelaskan bahwa yang harus kita lakukan adalah jangan sampai corona masuk ke Kebupaten Sintang. Pemerintah Kabupaten Sintang sudah melakukan berbagai langkah, bagi mereka yang pulang dari pontianak, luar kalbar, bahkan luar negeri akan dilakukan pemeriksaan, karantina mandiri paling tidak selama 14 hari ada gejala atau tidak. Jarot menambahkan bahwa itulah yang di sebut dengan Orang Dalam Pemantauan atau ODP.

“Jangan heran terhadap jumlah ODP di Sintang yang mencapai 300 lebih, karena Pemerintah wajibkan yang pulang ke sintang untuk melaporkan diri melalui tim posko covid-19 Dinas Kesehatan Sintang,” kata Jarot. (ina)

JAROT: JANGAN HERAN KALAU DI SINTANG ITU JUMLAH ODP NYA SAMPAI 300 LEBIH 4.5 5 Marselina Friday, March 27, 2020 Foto oleh Prokopim WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. “Adanya deklarasi ODF atau tidak buang air besar sembarangan adalah salah satu lan...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *