JAROT: JAGA KESEIMBANGAN SAWIT DENGAN LINGKUNGAN

 on Friday, April 10, 2020  

Foto oleh Prokopim



WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengingatkan agar perusahaan perkebunan kelapa sawit menjaga keseimbangan antara tanaman pokoknya dengan lingkungan sekitar area kebun. Hal ini disampaikannya ketika menjadi salah satu narasumber diskusi bersama Yayasan Madani live streaming di Pendopo rumah dinas Bupati Sintang, Rabu (9/4/2020).

“Lokasi sawit ini ada di pedalaman yang jauh dari pusat kota, sehingga kontribusi sawit terhadap penurunan angka kemiskinan adalah terbukanya akses jalan menuju desa dan kampung semakin baik. Angka kemiskinan di Kabupaten Sintang baru data Tahun 2019 bisa turun sampai satu digit yakni 9,6. Sebelumnya selalu diatas dua digit. Garis kemiskinan di Kabupaten Sintang adalah 556 ribu per kapita per bulan. Dari berbagai potensi konflik  perkebunan ini, kami sudah melakukan banyak langkah dan solusi seperti merevisi ijin lokasi yang tumpang tindih, melakuka evaluasi setiap izin lokasi yang sudah berakhir masa berlakunya, meningkatkan peran serta masyarakat serta multi stakeholders, dan mengimplementasikan satu peta dan satu data,” terang Jarot.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sintang memaparkan banyak kebijakan dan keputusan untuk memberikan keseimbangan antara pembangunan kebun kelapa sawit dengan lingkungan, ekonomi, kesejahteraan masyarakat, sosial budaya  dan kearifan lokal.

“Kami juga sudah membentuk Forum Koordinasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Sintang dan sudah melaksanakan 13 langkah untuk untuk menuju RSPO dan ISPO seluruh kebun sawit di Kabupaten Sintang. Untuk mendukung sawit yang berkelanjutan, kami juga sudah dan akan mengeluarkan 7 keputusan diantaranya tentang tanggungjawab sosial perusahaan, pembangunan tanah kas desa, rencana aksi daerah kelapa sawit berkelanjutan, draft Peraturan Bupati Sintang tentang kawasan penting Kabupaten Sintang dan draft Peraturan Bupati Sintang tentang rencana induk perkebunan Kabupaten Sintang,” papar Jarot lagi. 

Kegiatan ini mengusung tema “Masa Depan Kalimantan Barat di Era Sawit”. Pada diskusi ini, hadir Teguh Surya Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan, Manseutus Darto Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit, Erlangga peneliti muda Yayasan Madani Berkelanjutan, dan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Sanggau Syafriansyah sebagai narasumber. (ina)

JAROT: JAGA KESEIMBANGAN SAWIT DENGAN LINGKUNGAN 4.5 5 Marselina Friday, April 10, 2020 Foto oleh Prokopim WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengingatkan agar perusahaan perkebunan kelapa s...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *