KELUARGA PASIEN DI SKRINING DAN DIISOLASI KETAT

 on Sunday, April 19, 2020  

Foto oleh Prokopim


WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. Saat melakukan konferensi pers di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (18/4/2020), Bupati Sintang Jarot Winarnojuga memaparkan langkah-langkah preventif terhadap keluarga dan warga di lingkungan tempat tinggal Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pertama di Kabupaten Sintang.

“Sementara untuk anak yang tinggal satu rumah dengan PDP tersebut, yakni laki-laki 30 tahun juga sudah dirapid test, hasilnya Reaktif, kemudian yang bersangkutan menjalani isolasi mandiri di rumah dibawah pengawasan ketat tentunya. Karna fisiknya sehat, ndak batuk atau demam dia diklasifikasikan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG),” ungkap Jarot.

Jarot menjelaskan sebagaimana peraturan yang sudah dibuat untuk antisipasi covid 19, jika di suatu tempat atau daerah di Kabupaten Sintang di temukan kasus positif covid-19, maka Pemkab Sintang akan melakukan tindakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar secara parsial atau hanya pada daerah tersebut, dimana 75% aktivitas warga setempat di kurangi.

"Sejak jumat malam sudah diindentifikasi dan dipetakan. Kita koordinasikan dengan camat, kapolsek, danramil, lurah dan RT setempat, kita lakukan PSBB parsial sejak sabtu pagi pada lingkungan RT 05 dan 06 tapi tidak seluruhnya, ada batasnya, selama 14 hari kedepan," beber Jarot.

Masih lanjut Jarot, tujuan dari pada PSSB secara parsial ini adalah untuk melindungi warga sekitar yakni 41 kepala keluarga. Apa bila ditemukan gejala ringan pada warga setempat, maka akan di ambil tindakan rapid test. Sehingga jika sudah terjadi penularan, agar segera bisa diatasi dan dihentikan.

"Kita akan melakukan penyemprotan disinsfektan di seluruh wilayah tersebut, pembangian masker kepada seluruh jiwa di lokasi tersebut, kemudian tentu saja selama 14 hari itu kita batasi, warga setempat hanya 25% bisa melakukan aktivitas, karena itulah mereka perlu di suport untuk kebutuhan hidup 41 kepala keluarga itu, kita bantu sembako terdiri dari beras 20 kilogram, tepung terigu 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, kemudian gula juga, dan sabun cuci tangan, " terang Jarot. (ina)

KELUARGA PASIEN DI SKRINING DAN DIISOLASI KETAT 4.5 5 Marselina Sunday, April 19, 2020 Foto oleh Prokopim WWW.BERITAKAPUAS.COM||SINTANG. Saat melakukan konferensi pers di Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (18/4/2020), Bupati...


Search This Blog

Powered by Blogger.

Contributors

Sports

Media

Contact Form

Name

Email *

Message *